Minggu, 09 Oktober 2011

Merawat Sepatu Kesayangan Anda,,,,


    Pernah kesal dengan Sepatu Anda?? Karena Cuaca yang Hujan dan terkena Becek tanah???
Sepatu sbg salah satu elemen fashion yang penting bagi pria maupun Wanita. Selain karena fungsinya yang vital sebagai alas dan pelindung kaki, sepatu juga menjadi elemen fashion yang penting pada kesan pertama. Meskipun msh Banyak dari mereka yang menganggap sebelah mata.  Fungsinya yang sebagai alas kaki bukan berarti luput dari perhatian. Justru disitulah test sesungguhnya akan kepedulian anda tentang kebersihan.


     Sepatu yang terawat dengan baik dan bersih, akan nyaman dikenakan. Menambah daya tarik dari penampilan dan tentunya rasa percaya diri. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam  
Merawat Sepatu Anda.
1. Semir secara rutin – Setelah dibersih, semir sepatu kulit anda dengan produk wax/cream polish yang ada.Jika Sepatu Anda berbahan kulit,sebaiknya di semir setiap hari secara rutin.
2. Segera keringkan jika terkena basah – Jangan biarkan terlalu lama sepatu anda terkena air. Jika anda kehujanan, segera keringkan dengan lap kering atau tisu. Untuk bagian dalam sepatu yang basah, gunakan kertas koran.
Masukkan kertas koran ke dalam sepatu. Kemudian posisikan sepatu pada posisi berdiri agar cepat kering.Jangan gunakan pemanas buatan seperti hair dryer, dll. Karena akan merusak kulit dari sepatu tersebut. Biarkan sepatu kulit anda kering secara natural.
3. Keringkan kaki – Kaki yang basah akan membuat kaus kaki anda juga basah. Kondisi di dalam sepatu akan menjadi lembab. Jika anda terus-menerus melakukan hal ini, akan memicu bakteri dan kuman di dalam sepatu yang tentunya tidak baik baik bagi kesehatan kaki. Selain itu, sepatu juga akan menjadi bau.
4. Miliki beberapa pasang sepatu – Jika sepatu yang sama anda gunakan secara terus menerus, sepatu akan cepat berkerut.  Istirahatkan sepatu anda, sehingga awet dan tetap dalam performa terbaiknya .
5. Hindari mencuci dengan mesin cuci – Sepatu akan cepat rusak dan berkerut. Beberapa lem di sepatu juga akan mudah lepas. Ada baiknya anda mencucinya dengan sikat dan sabun/deterjen.
Sepatu sneakers  canvas biasanya agak sulit dibersihkan. Jangan menunda, karena semakin lama, kotorannya yang menempel akan sulit dibersihkan. Jangan menggunakan pemutih jika sepatu banyak terdapat variasi warna yang cukup banyak.
6. Jauhkan dari sinar matahari langsung – Ketika anda menjemur, hindari sinar matahari langsung. Karena sepatu akan mudah cepat rusak dan warna akan cepat pudar. Sepatu akan terlalu kering dan merusak bentuk aslinya.
7. Gunakan Deterjen yg Baik– Pakailah Deterjen Penghilang Noda (dan sejenisnya),agar kotoran hilang tanpa harus menyikat dengan keras. Anda jg bisa taburkan baking soda pada bagian dalam sepatu di malam hari.  Lalu anda bersihkan taburannya di pagi hari. 8. Simpan dengan baik dan rapih – Apa yang anda lakukan setelah selesai beraktifitas dan pulang ke rumah? Bagaimana anda memperlakukan sepatu anda? apakah asal lepas dan bergeletakan tak beraturan? Jika iya, mulailah untuk berubah.
Sediakan tempat khusus untuk menyimpan sepatu anda. Sediakan rak atau apapun itu agar sepatu anda tertata dengan rapih. Jika memang sepatu anda jarang digunakan, anda bisa meletakkannya di dalam box/kotak kardus agar sepatu anda terhindar dari debu dan kotor.
Silahkan anda terapkan secara konsisten Tips di atas.
Baik itu Ketika anda bekerja, kencan, ataupun hangout dengan sahabat anda. Tidak ada waktu untuk melakukan hal diatas? silahkan saja anda minta bantuan seperti pembantu, atau jasa semir sepatu dll.

Cobalah sempatkan sedikit waktu untuk Sepatu Anda,karena tidak ada yang lebih baik selain merawat barang milik pribadi dengan tangan sendiri.

Selasa, 31 Mei 2011

SHAMPOO ICE CREAM-SHAMPO SALJU

 WARNA/AROMA : STRAWBERRY-ORANGE-APLE
Shampoo Ice Cream : 7000/Ltr
Shampoo Salju : 6000/Ltr
Jakarta Selatan,
     Shampo Ice Cream yang pekat dan kental menghasilkan busa melimpah (perbandingan 1:60 Liter Air dgn Tabung Snow Wash) di Jakarta Selatan,dapat digunakan untuk semua jenis cat kendaraan anda baik solid maupun metallic serta melindungi cat dari sinar matahari.
      Shampo Ice Cream  diformulasi secara PROFESIONAL dibawah pengawasan tenaga ahli dibidangnya.
      Shampo Ice Cream  tidak mengandung bahan kimia yang dapat merusak cat seperti : Hcl (acid hidrochlorid), KOH (potasium hidroksida), NaOH (sodium hidroksid) serta bahan-bahan yang dapat menimbulkan korosif pada permukaan cat.
      Shampo Ice Cream  mempunyai derajat keasaman / PH balance = 7 dan dilengkapi dengan degresing (bahan pembersih minyak atau lemak yang berasal dari asap knalpot) serta ditambah WAX / silicon premium (bahan pelindung matahari yang dapat membuat cat lebih bersinar-shine).
KEUNTUNGAN  Shampo Ice Cream  :
  • Mengandung volatile oil sebagai aroma teraphy
  • Menghilangkan minyak / lemak yang menempel
  • Dapat digunakan untuk fluid wiper
  • Tidak beracun (Non toxic)
  • Mencegah timbulnya jamur jika digunakan secara terus-menerus
     Cara Pemakaian
Masukan terlebih dahulu  Shampo kedalam  tabung Snowwash,  kemudian masukan air kedalam  tabung snowwash kemudian isi tabung  snowwash dengan angin hingga bertekanan +/- min 0.5MPa (yang terdapat pada Tabung snowwash).   semprotkan busa snow ke kendaraan.
(TERSEDIA TABUNG SNOW WASH berbagai Ukuran VOLUME) 
KLICK "KHUSUS RESELLER"

Minggu, 22 Mei 2011

DETERJEN UNGGULAN (Recomended!!!!!)

PRODUCT KNOWLEDGE
DETERJEN DX-45,SUPER dan DETERJEN SOLVER
(Kemasan 800 gram,900 gram dan 1000 grams) 

Harga : Det.Solver     Rp.12000
             Det.Super 45 Rp.17.000
             Det.DX-45     Rp.27.000
Jakarta Selatan,

"Tiada berhenti kami berusaha untuk terus Memilih  home care & Laundry Product's yang terbaik untuk Anda, dengan kualitas yang terbaik dengan melakukan penyesuaian harga sehingga kebutuhan kita akan produk rumah tangga berkualitas dapat terpenuhi, sehingga setiap anggota rumah tangga dapat menjalani kehidupan dan pekerjaannya secara efektif dan maksimal."

Keunggulan Deterjen ini :
1.       Kualitas Tinggi & rendah busa.
2.       Ramah Lingkungan (limbah deterjen aman untuk disiramkan ke tanah & tanaman) serta Hemat Air karena pembilasan cukup sekali saja (rendah busa)
3.       Daya cuci bersih sehingga Hemat Tenaga; Tidak usah mengucek-ngucek / menyikat secara berlebihan.
4.       Serta sangat aman untuk mesin cuci (baik untuk mesin cuci bukaan atas maupun bukaan depan).
5.       Hemat Pemakaian sehingga Hemat uang.

Spesifikasi Produk Deterjen kami :
·         Mengandung Oksigen Aktif yang mampu mengangkat kotoran dan noda hingga ke serat kain.
·         Terbuat dari bahan baku yang Biodegredable yaitu bahan yang ramah lingkungan . Sehingga limbah dari deterjen  herbal aman untuk disiramkan ke tanah dan tanaman.
·         Tidak mengandung Chlorine (pemutih pakaian), sehingga tidak memudarkan warna pakaian dan tidak membuat serat pakaian menjadi renggang dan cepat lapuk.
·         Tidak mengandung soda api, sehingga air larutan deterjen herbal tidak panas di tangan.
·         Mengandung Bahan Pelunak Air sehingga pencucian menjadi cukup efektif meskipun dengan air yang mengandung garam-garam tanah.
·         Mengandung Anti Redeposisi sehingga kotoran tidak menempel kembali pada pakaian setelah pencucian.
·         Rendah busa, sehingga pembilasan cukup sekali. Hemat air, tenaga dan waktu.
·         Merupakan deterjen High Concentrate (konsentrat tinggi), sehingga pemakaian menjadi hemat (1/2 dari pemakaian deterjen lain).
·         Tidak mengandung kerak dan busa yang dapat membuat rusak mesin cuci (menjadi karatan)
·         Mengandung Anti Bakteri sehingga tidak akan apek walau direndam semalaman.



Senin, 16 Mei 2011

TIPS MENCUCI BRA & LINGERIE ANDA

Siapa bilang lingerie dan Pakaian Dalam Anda tak bisa dicuci di mesin cuci ????


Hal tersebut bisa dilakukan, asal tahu tips pencucian dan DETERJEN yang tepat buat Busana Kesayangan Anda itu.
Saat mencuci di mesin, sebaiknya siapkan tas cucian (laundry bag) yang terbuat dari kain. Masukkan seluruh lingerie Anda kedalam tas tersebut sebelum memasukkannya ke dalam mesin cuci.




Gunakan DETERJEN yang baik dan berkualitas (Tidak mengandung unsur Pemutih)

Atur mesin cuci ke arah warm and gentle. Itu adalah putaran mesin cuci yang paling lembut. Hal itu dimaksudkan agar lingerie tidak rusak saat diputar di dalam mesin cuci.

Setelah putaran mesin selesai, keluarkan lingerie dari tas lalu keringkan dengan cara menaruhnya di atas handuk. Jangan memerasnya, karena akan merusak bentuk lingerie itu. Diamkan hingga semua airnya terserap.

Terakhir, keringkan sebentar lingerie tadi ke dalam dryer hingga kering benar.

Sabtu, 07 Mei 2011

Ada Apa dibalik DETERJEN???

MENCUCI pakaian? Gitu saja kok repot… 
     Gunakan deterjen saya, busanya melimpah, wanginya harum dan tangan tetap lembut…Iklan deterjen demikian rutin mengisi acara favorit di media elektronik. Semuanya berusaha merebut hati konsumen dengan iklan yang kreatif-kadang bombastis. Klaim yang ditawarkan juga kadang berlebihan, seperti mampu menghilangkan semua noda, warnanya tetap cemerlang, pengharum pakaian, hingga tangan tetap lembut. Benarkah demikian? 
     Banyaknya pilihan produk yang diinformasikan melalui iklan memang bisa jadi  menguntungkan konsumen. Tetapi konsumen tetap perlu berhati-hati, karena kesalahan memilih produk akan merugikan konsumen sendiri. Oleh karena itu, informasi yang sesungguhnya mengenai produk harus benar-benar diketahui konsumen. Misalnya, daya pembersih deterjen yang secara samar terinformasikan melalui bahan aktif produk dan cara pakai produk yang tercantum pada label. Begitu juga dampak deterjen terhadap kesehatan dan lingkungan, merupakan informasi tambahan yang dapat menentukan ketika konsumen mempertimbangkan untuk memilih suatu produk.

Daya pembersih deterjen
      Deterjen merupakan sediaan pembersih yang terdiri dari zat aktif permukaan (surfaktan), bahan pengisi, pemutih, pewangi (bahan pembantu), bahan penimbul busa, dan optical brightener (bahan tambahan yang membuat pakaian lebih cemerlang).
      Surfaktan merupakan bahan utama deterjen. Pada deterjen ini, jenis muatan yang dibawa surfaktan adalah anionik. Kadang ditambahkan surfaktan kationik sebagai bakterisida (pembunuh bakteri). Fungsi surfaktan anionik adalah sebagai zat pembasah yang akan menyusup ke dalam ikatan antara kotoran dan serat kain. Hal ini akan membuat kotoran menggulung, lama kelamaan menjadi besar, kemudian lepas ke dalam air cucian dalam bentuk butiran.
      Agar butiran ini tidak pecah kembali dan menempel di kain, perlu ditambahkan jenis surfaktan lain yang akan membungkus butiran tersebut dan membuatnya tolak menolak dengan air, sehingga posisinya mengambang. Ini untuk memudahkannya terbuang bersama air cucian.
Pada umumnya kotoran yang dapat dihilangkan surfaktan adalah yang berasal dari debu atau tanah. Bila kotoran lebih berat seperti noda makanan dan noda darah, perlu ditambahkan enzim tertentu seperti enzim pengurai protein atau lemak. Namun, jika nodanya sudah lama, akan sukar sekali dihilangkan karena antara noda dan serat kain dapat terjadi reaksi polimerisasi yang menyatukan noda dengan kain. Jadi klaim
yang menyebutkan dapat menghilangkan semua noda, harus dikritisi hati-hati.
      Selain itu, daya pembersih deterjen juga tergantung pada bahan pengisi. Bahan pengisi ini berfungsi menetralisir kesadahan air atau melunakkan air, mencegah menempelnya kembali kotoran pada bahan yang dicuci dan mencegah terbentuknya gumpalan dalam air cucian. Tetapi jika air terlalu sadah, seperti yang terdapat di beberapa tempat di Jakarta, maka daya pembersih deterjen apa pun tidak akan optimal.
Kemampuan daya pembersih deterjen ini dapat ditingkatkan jika cucian dipanaskan karena daya kerja enzim dan pemutih akan efektif. Tetapi, mencuci dengan air panas akan menyebabkan warna pakaian memudar. Jadi untuk pakaian berwarna, sebaiknya jangan menggunakan air hangat/panas.
      Sedangkan hubungan antara daya pembersih deterjen dengan bahan penimbul busa sama sekali tidak signifikan. Busa dengan luas permukaannya yang besar memang bisa menyerap kotoran debu, tetapi dengan adanya surfaktan, pembersihan sudah dapat dilakukan tanpa perlu adanya busa. Jadi, opini yang sengaja dibentuk bahwa busa yang melimpah menunjukkan daya kerja deterjen adalah menyesatkan.
      Daya pembersih deterjen juga tidak dapat dikaitkan dengan harga. Dari suatu hasil uji yang dilakukan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), tidak ada kaitan signifikan antara harga dengan daya bersih deterjen.
Dampak terhadap kesehatan dan lingkungan
      Bahan kimia yang merupakan bahan deterjen ada yang termasuk keras dan ada pula yang termasuk lunak. Keras-lunaknya deterjen tergandung pada kadar pH (tingkat keasaman atau kebasaan) jenis zat-zat kimia di dalam deterjen, terutama dari bentuk rantai kimia dan jenis gugus fungsi surfaktan.
      Dari kadar pH deterjen yang sangat basa (9,5-12), diketahui bahwa deterjen memang bersifat korosif. Hal ini dapat mengakibatkan iritasi pada kulit. Sementara pada susunan rantai kimia surfaktan terdapat formulasi bahwa semakin panjang dan bercabang rantai surfaktan, akan semakin keras deterjen tersebut. Sedangkan dari jenis gugus fungsinya, maka gugus fungsi sulfonat bersifat lebih keras dibandingkan gugus fungsi karboksilat.
      Deterjen yang keras dapat menimbulkan masalah pada kulit. Dari hasil survei YLKI, dapat diketahui keluhan yang biasanya dirasakan konsumen yaitu kulit terasa kering, melepuh dan retak-retak, kulit tangan gampang mengelupas, hingga timbulnya eksim kulit semacam bintik-bintik gatal berair di telapak tangan maupun kaki. Untuk mengatasi itu, sebaiknya konsumen menghindari kontak langsung kulit dengan deterjen. Kalaupun sudah terlanjur kontak, maka tangan/ kaki yang terkena harus cepat dibilas air bersih dan dikeringkan.
      Selain itu, konsumen juga dapat memilih deterjen lunak, seperti deterjen cair. Bahan deterjen cair ini kurang menimbulkan iritasi karena rantai surfaktan-nya lebih pendek dari deterjen bubuk, tetapi daya pembersih deterjen cair ini lebih rendah dari deterjen bubuk. Jadi jika ingin aman, konsumen dapat memilih deterjen cair, tetapi jika ingin bersih dapat memilih deterjen bubuk.
      Bagaimana seandainya deterjen terminum? Setelah melalui perjalanan panjang, deterjen dapat kembali hadir tersedia dalam air minum kita. Hal ini terjadi karena air sungai dan air tanah yang merupakan air baku untuk air minum banyak yang tercemar limbah deterjen yang tidak dapat terurai. Instalasi pengolahan air minum sendiri belum cukup memadai untuk mengeliminir kandungan deterjen karena kompleksitas susunan kimiawinya. Apalagi ujung rantai kimia deterjen bersifat terbuka sehingga ketika bertemu dengan zat kimia
lain di dalam bahan air akan gampang sekali membentuk reaksi kimia sangat kompleks.
Jadi, konsumen harus mulai memikirkan dampak jangka panjang memakai deterjen. Dampak terhadap kesehatan memang tidak kelihatan sekarang. Karena deterjen merupakan bahan kimia yang dapat terakumulasi di dalam jaringan tubuh, dikhawatirkan suatu saat akan timbul penyakit degeneratif semacam tumor atau kanker.
      Untuk mencegah dampak lebih parah diperlukan kesadaran konsumen agar hanya memilih produk deterjen ramah lingkungan. Deterjen ramah lingkungan dapat dilihat dari logo pada kemasan produk deterjen, walaupun untuk membuktikan produk tersebut benar-benar ramah lingkungan harus melalui uji laboratorium. Konsumen juga dapat meminimalikan pemakaian deterjen karena pemakaian dalam kadar kurang atau maksimal sama dengan takaran yang dianjurkan sudah cukup.
      Pemerintah dan produsen sendiri diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam mengatasi masalah pencemaran limbah deterjen. Sayang, peraturan pemerintah mengenai hal ini belum memadai. Termasuk Standar Nasional Indonesia yang mensyaratkan 80 persen surfaktan harus dapat terurai, sementara dari daftar pilihan bahan surfaktan tidak terlihat jenis surfaktan yang dimaksud termasuk jenis ramah lingkungan. Sedangkan dari sisi produsen, tampaknya trend ke depan akan sulit menghindari keinginan konsumen yang semakin sadar bahwa pola konsumsi dapat berdampak bagi lingkungan.
Bagaimana dengan Deterjen Anda?? Biarkan Kami yang memilihkan untuk Anda...

Ilyani Sudardjat-Kompasiana

Senin, 17 Januari 2011

Deterjen "OXYGENT BLEACH"

Detergent with Oxygent Clean ( Oxygent )
(Pemutih Liquid & Powder)


Harga RP.16.500/Kg
Kemasan @ 5 Kg-

      Bubuk Deterjen multifungsi yang dapat digunakan sebagai pemutih pada pakaian berwarna, (Lebih sering utk Bed Cover,Gorden dan bahan2 besar dengan tingkat kekotoran yg tinggi),bekerja dengan menambahkan oksigen pada noda sehingga noda akan tersamar, bekerja dengan pH 10-11, pada suhu 70 C akan lebih maksimal kerja dari oxygen bleach tersebut. Pada proses tertentu banyak digunakan untuk menambah cemerlang kain warna, sifatnya adalah mengagkat lapisan warna kain sehingga akan terlihat warna kain menjadi lebih cerah. Dapat ditambahkan dengan oxybooster dan digunakan sebagai penghilang noda darah pada suhu tinggi diatas 70 C (noda darah akan menjadi busa apabila terkena oxybooster) apabila terkena kulit akan menyebabkan iritasi ringan.


Takaran Pakai:
-          1 – 3 gr untuk 1 kg cucian kering disarankan pada pemakain suhu 60 derajad Celsius, dapat ditambahkan atau dikurangi sesuai dengan kesadahan air. Digunakan pada tahap WASH

Senin, 10 Januari 2011

Busa dalam Deterjen,,

 Busa dalam Deterjen


    Sebagai bahan pembersih lainnya, Deterjen merupakan buah kemajuan teknologi yang memanfaatkan bahan kimia dari hasil samping penyulingan minyak bumi, ditambah dengan bahan kimia lainnya seperti fosfat, silikat, bahan pewarna, dan bahan pewangi. sekitar tahun 1960-an, deterjen generasi awal muncul menggunakan bahan kimia pengaktif permukaan (surfaktan) Alkyl Benzene Sulfonat (ABS) yang mampu menghasilkan busa. Namun karena sifat ABS yang sulit diurai oleh mikroorganisme di permukaan tanah, akhirnya digantikan dengan senyawa Linier Alkyl Sulfonat (LAS) yang diyakini relatif lebih akrab dengan lingkungan.

      Pada banyak negara di dunia penggunaan ABS telah dilarang dan diganti dengan LAS. Sedangkan di Indonesia, peraturan mengenai larangan penggunaan ABS belum ada. Beberapa alasan masih digunakannya ABS dalam produk deterjen, antara lain karena harganya murah, kestabilannya dalam bentuk krim/pasta dan busanya melimpah.

      Penggunaan sabun sebagai bahan pembersih yang dilarutkan dengan air di wilayah pegunungan atau daerah pemukiman bekas rawa sering tidak menghasilkan busa. Hal itu disebabkan oleh sifat sabun yang tidak akan menghasilkan busa jika dilarutkan dalam air sadah (air yang mengandung logam-logam tertentu atau kapur). Namun penggunaan deterjen dengan air yang bersifat sadah, akan tetap menghasilkan busa yang berlimpah.

      Sabun maupun deterjen yang dilarutkan dalam air pada proses pencucian, akan membentuk emulsi bersama kotoran yang akan terbuang saat dibilas. Namun ada pendapat keliru bahwa semakin melimpahnya busa air sabun akan membuat cucian menjadi lebih bersih. Busa dengan luas permukaannya yang besar memang bisa menyerap kotoran debu, tetapi dengan adanya surfaktan, pembersihan sudah dapat dilakukan tanpa perlu adanya busa.

      Opini yang sengaja dibentuk bahwa Busa yang melimpah menunjukkan daya kerja deterjen adalah menyesatkan. Jadi, proses pencucian tidak bergantung ada atau tidaknya busa atau sedikit dan banyaknya busa yang dihasilkan. Kemampuan daya pembersih deterjen ini dapat ditingkatkan jika cucian dipanaskan karena daya kerja enzim dan pemutih akan efektif. Tetapi, mencuci dengan air panas akan menyebabkan warna pakaian memudar. Jadi untuk pakaian berwarna, sebaiknya jangan menggunakan air hangat/panas.

      Pemakaian deterjen juga kerap menimbulkan persoalan baru, terutama bagi pengguna yang memiliki sifat sensitif. Pengguna deterjen dapat mengalami iritasi kulit, kulit gatal-gatal, ataupun kulit menjadi terasa lebih panas usai memakai deterjen.

by: Isni Alfia